Sabtu, Oktober 31, 2026
spot_img
spot_img
spot_img

BERITA LAINNYA

TOP NEWS

PERISTIWA

Proyek Revitalisasi SMPN 2 Tempuran Senilai Rp1,06 Miliar Disorot, Pekerjaan Diduga Asal Jadi

KARAWANG — TEMPURAN GARISKRITIS Pelaksanaan program revitalisasi di SMPN 2 Tempuran, Kabupaten Karawang, menuai sorotan. Berdasarkan papan informasi proyek yang terpasang di lokasi, kegiatan tersebut merupakan Program Revitalisasi Satuan Pendidikan Sekolah Menengah Pertama (SMP) dengan pelaksana swakelola dan volume pekerjaan 2 gedung.

Dalam papan informasi tersebut tercantum sumber dana APBN Tahun 2026 dengan nilai bantuan sebesar Rp1.069.950.000 atau sekitar Rp1,07 miliar. Sementara lokasi kegiatan disebut berada di SMPN 2 Tempuran.

Namun, kondisi pekerjaan di lapangan justru menjadi pertanyaan. Sejumlah bagian pekerjaan yang terlihat dari lokasi dinilai oleh pihak yang melakukan pemantauan terkesan dikerjakan kurang rapi dan seperti mengejar penyelesaian pekerjaan, sehingga memunculkan pertanyaan mengenai kualitas pelaksanaan proyek dengan nilai anggaran lebih dari Rp1 miliar tersebut.

Baca Juga  PESTA DEMOKRASI PILKADES KABUPATEN KARAWANG, DIDIN ALYUDIN KEMBALI MAJU DI DESA LEMAHABANG: “LANJUTKAN” JADI TAGLINE PERIODE KEDUA

Sorotan semakin berkembang ketika tim awak media mendatangi lokasi untuk meminta klarifikasi terkait pelaksanaan kegiatan.

Menurut keterangan yang disampaikan tim awak media, saat berada di lokasi mereka terlebih dahulu berkomunikasi dengan petugas keamanan. Dari keterangan petugas tersebut, kepala sekolah disebut berada di ruangannya.

Namun, ketika tim mencoba menemui pihak sekolah untuk meminta konfirmasi, seorang guru disebut memberikan keterangan berbeda dengan menyampaikan bahwa kepala sekolah tidak berada di tempat.

Perbedaan keterangan tersebut kemudian menimbulkan tanda tanya di kalangan awak media mengenai keberadaan kepala sekolah saat hendak dimintai penjelasan terkait kegiatan revitalisasi tersebut.

Baca Juga  H. ENGKUS KUSNADE DAPAT NOMOR URUT 1 DI PILKADES SERENTAK, MOHON DOA DAN DUKUNGAN MASYARAKAT CARIUMULYA

Tidak hanya itu, tim awak media juga menyebut adanya dugaan pemberian uang sebesar Rp20.000 dengan maksud agar situasi tetap kondusif. Informasi tersebut perlu diklarifikasi secara langsung kepada pihak sekolah maupun pihak-pihak terkait agar tidak menimbulkan kesalahpahaman.

Anggaran Besar, Kualitas Pekerjaan Dipertanyakan

Dengan nilai bantuan yang tercantum mencapai Rp1.069.950.000, publik tentu berharap pelaksanaan revitalisasi sekolah dilakukan sesuai ketentuan, menggunakan material yang sesuai spesifikasi serta mengutamakan kualitas dan keselamatan dalam pengerjaannya.

Apalagi, papan proyek menyebut kegiatan tersebut bersumber dari APBN Tahun 2026 dan dilaksanakan secara swakelola. Karena itu, transparansi mengenai penggunaan anggaran dan kualitas pekerjaan menjadi hal penting untuk diketahui masyarakat.

Baca Juga  H. ENGKUS KUSNADE DAPAT NOMOR URUT 1 DI PILKADES SERENTAK, MOHON DOA DAN DUKUNGAN MASYARAKAT CARIUMULYA

Pertanyaan yang kini muncul adalah apakah pekerjaan tersebut telah dilaksanakan sesuai rencana, spesifikasi teknis, serta ketentuan penggunaan anggaran yang berlaku?

Hingga berita ini disusun, berbagai dugaan dan pernyataan tersebut masih memerlukan klarifikasi dari kepala sekolah, pelaksana kegiatan, maupun Dinas Pendidikan terkait. Media ini tetap membuka ruang hak jawab dan klarifikasi kepada pihak SMPN 2 Tempuran serta pihak terkait lainnya.

Catatan: Dugaan mengenai kualitas pekerjaan, perbedaan keterangan keberadaan kepala sekolah, maupun pemberian uang Rp20.000 merupakan informasi dari hasil pemantauan/keterangan yang disampaikan kepada awak media dan belum dapat dianggap sebagai fakta yang telah terbukti sebelum ada klarifikasi serta pemeriksaan dari pihak berwenang.

Team

NASIONAL

POLITIK

INVESTIGASI

Popular Articles