
KARAWANG, Gariskritis.com Arus balik Lebaran 2026 di jalur utama Kabupaten Karawang, Jawa Barat, tepatnya dari kawasan Simpang Jomin hingga Karawang Kota, terpantau mengalami kepadatan lalu lintas pada Jumat (27/3/2026).
Pantauan di lapangan menunjukkan kendaraan bergerak dengan kecepatan rendah atau padat merayap sejak siang hingga sore hari. Kepadatan didominasi kendaraan roda dua dan roda empat milik pemudik yang kembali menuju wilayah Jabodetabek dan sekitarnya.
Selain volume kendaraan yang meningkat, kondisi jalan yang mengalami kerusakan dan sejumlah titik berlubang turut memperlambat laju kendaraan. Pengendara terlihat harus mengurangi kecepatan untuk menghindari lubang di badan jalan demi menjaga keselamatan.
Tidak hanya kendaraan pribadi, arus lalu lintas juga dipadati kendaraan besar seperti truk logistik dan bus antar kota yang melintas di jalur arteri utama tersebut.
Seorang pengendara motor, Andri (34), mengatakan kepadatan sudah terasa sejak memasuki kawasan Simpang Jomin.
> “Dari Jomin sudah pelan sekali jalannya. Banyak lubang juga jadi pengendara harus ekstra hati-hati,” ujarnya.
Hal serupa disampaikan pengemudi mobil pribadi, Rina (41), yang mengaku waktu tempuh perjalanan menjadi lebih lama dibanding hari biasa.
> “Biasanya lancar, tapi sekarang padat merayap. Ditambah jalan rusak jadi antrean makin panjang,” katanya.
Petugas lalu lintas tampak berjaga di beberapa persimpangan untuk mengatur arus kendaraan dan mengurai kepadatan. Pengendara diimbau tetap mematuhi rambu lalu lintas serta menjaga jarak aman selama perjalanan arus balik.
Pihak kepolisian juga mengingatkan masyarakat agar memastikan kondisi kendaraan tetap prima serta berhati-hati saat melintasi jalan berlubang guna menghindari kecelakaan lalu lintas.
Arus balik Lebaran diperkirakan masih akan berlangsung hingga beberapa hari ke depan seiring kembalinya masyarakat ke kota tempat bekerja setelah merayakan Hari Raya Idul Fitri di kampung halaman# Aryadi



