KARAWANG – Ikatan Wartawan Online Indonesia (IWOI) DPD Karawang menggelar rapat koordinasi bersama para ketua koordinator wilayah (Korwil) dan jajaran pengurus, Jumat (24/4/2026), di Sekretariat IWOI DPD Karawang, Perum Jasmine C 52, Kabupaten Karawang.
Rapat yang berlangsung hangat dan penuh semangat kebersamaan tersebut dipimpin langsung Ketua IWOI DPD Karawang Syuhada Wisastra. Turut hadir Korwil 1 Kasman, Korwil 2 Syarif Hidayat, Korwil 3 H. S. Bholenk, Korwil 4 Gilang, Korwil 5 Adnan Siregar, Korwil 6 Karnata, serta jajaran pengurus lainnya.
Kegiatan ini digelar sebagai langkah memperkuat soliditas organisasi, meningkatkan koordinasi antarwilayah, serta menyusun arah gerak organisasi ke depan agar semakin profesional dan bermanfaat bagi masyarakat.
Salah satu agenda utama rapat membahas pencetakan Kartu Tanda Anggota (KTA) yang akan dilakukan oleh Sekretariat IWOI DPD Karawang dan direncanakan dibagikan kepada anggota pada akhir April 2026.
Ketua IWOI DPD Karawang Syuhada Wisastra menegaskan, KTA bukan hanya identitas organisasi, tetapi juga simbol tanggung jawab moral setiap anggota.
“KTA ini bukan sekadar kartu anggota, tetapi lambang kehormatan. Siapa pun yang memegangnya harus menjaga marwah organisasi dan menjunjung tinggi etika jurnalistik,” ujar Syuhada.
Dalam arahannya, Syuhada menekankan pentingnya keaktifan anggota dalam setiap kegiatan organisasi. Menurutnya, organisasi tidak akan berkembang jika hanya mengandalkan segelintir orang.
“Organisasi besar dibangun oleh anggota yang aktif, peduli, dan mau bergerak bersama. Jangan hanya hadir saat butuh nama organisasi, tetapi ketika organisasi membutuhkan tenaga dan pemikiran justru menghilang,” tegasnya.
Ia juga menyoroti pentingnya loyalitas anggota terhadap wadah yang telah memberikan ruang kebersamaan dan pengembangan diri.
“Loyalitas itu bukan soal pujian, melainkan kesediaan hadir saat organisasi membutuhkan. Kesetiaan terhadap organisasi akan melahirkan kekuatan besar,” katanya.
Selain itu, seluruh anggota diminta berkontribusi selama tidak memiliki kepentingan pribadi yang mendesak.
Kepedulian terhadap Organisasi Harus Dijaga
Syuhada menambahkan, rasa memiliki terhadap organisasi harus terus ditumbuhkan agar IWOI DPD Karawang semakin kokoh.
“Kalau anggota peduli, organisasi akan hidup. Kalau anggota cuek, organisasi akan jalan di tempat. Karena itu mari kita jaga rumah besar ini bersama-sama,” ujarnya.
Ia mengajak seluruh jajaran untuk saling menguatkan, menghilangkan ego sektoral, dan membangun suasana organisasi yang sehat.
Rapat juga memutuskan agar setiap korwil meningkatkan kegiatan di wilayah masing-masing, terutama program yang berorientasi pada peningkatan kapasitas anggota.
Pelatihan jurnalistik, diskusi publik, penguatan kode etik profesi, hingga peningkatan kemampuan digital media menjadi program prioritas yang didorong untuk dilaksanakan secara berkala.
Korwil 2 Syarif Hidayat menyatakan kesiapan menjalankan hasil rapat tersebut.
“Kami siap meningkatkan kegiatan di wilayah dan mendorong anggota agar semakin profesional serta aktif dalam organisasi,” ujarnya.
Dalam kesempatan itu, Syuhada juga menegaskan bahwa IWOI DPD Karawang akan terus menjalin sinergitas dengan pemerintah daerah, aparat penegak hukum, serta seluruh pemangku kepentingan.
Menurutnya, hubungan baik harus dibangun demi kepentingan masyarakat dan pembangunan daerah.
“Kami siap bersinergi dengan pemerintah, kepolisian, kejaksaan, TNI, dan seluruh unsur lainnya demi Karawang yang lebih baik,” katanya.
Namun demikian, ia menegaskan fungsi kontrol sosial tetap menjadi bagian penting profesi wartawan.
“Sinergi bukan berarti kehilangan sikap kritis. Wartawan tetap harus menjadi penyampai fakta, pengawal kebijakan publik, dan kontrol sosial yang objektif terhadap pemerintah maupun aparat penegak hukum,” tegas Syuhada.
Rapat koordinasi ditutup dengan komitmen bersama seluruh peserta untuk menjaga nama baik organisasi, meningkatkan profesionalisme anggota, memperkuat solidaritas, serta menjadikan IWOI DPD Karawang sebagai organisasi wartawan yang bermartabat, solid, dan dipercaya masyarakat.



