GARISKRITIS.COM — Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Karawang menegaskan komitmennya dalam menjaga kesejahteraan petani melalui kerja sama strategis dengan Pemerintah Provinsi DKI Jakarta dalam penyerapan gabah kering panen (GKP).
Dalam kunjungan resmi ke PT Food Station Tjipinang Jaya — BUMD milik Pemprov DKI Jakarta — Bupati Karawang bersama jajaran pejabat daerah melakukan pertemuan untuk menindaklanjuti nota kesepahaman yang telah diteken pada Mei 2025 lalu.
Pertemuan ini membahas realisasi dan kelanjutan penyerapan 2.500 ton gabah kering panen dari petani Karawang yang akan dipasok untuk kebutuhan beras masyarakat DKI Jakarta.
Bupati Karawang menyampaikan bahwa kerja sama tersebut merupakan bentuk konkret dari sinergi antara daerah produsen dan konsumen dalam memperkuat ketahanan pangan nasional.
“Melalui kemitraan ini, para petani mendapatkan kepastian pasar dengan harga yang wajar. Kami ingin pastikan bahwa hasil panen Karawang terserap dan petani tidak dirugikan,” ujar Bupati.
Menurutnya, kolaborasi ini tidak hanya berorientasi pada penjualan beras, tetapi juga menjadi upaya memperkuat sistem pangan terpadu antardaerah. Ia berharap volume kerja sama bisa meningkat pada tahun mendatang.
Pihak PT Food Station Tjipinang Jaya menyambut baik upaya Pemkab Karawang yang terus menjaga kualitas gabah dan keberlanjutan pasokan. Mereka menilai Karawang memiliki peran penting sebagai penopang utama kebutuhan beras di wilayah Jabodetabek.
“Kami siap memperkuat kemitraan ini agar suplai beras tetap terjaga dengan mutu terbaik,” ungkap perwakilan manajemen PT Food Station.
Melalui langkah ini, Karawang semakin menegaskan posisinya sebagai lumbung pangan nasional sekaligus daerah penyuplai utama bagi kebutuhan pangan ibu kota.




